- Fisibilitas Hukum (Legally Permissible): Tes ini menilai apakah penggunaan yang diinginkan untuk properti tersebut mematuhi semua peraturan dan hukum setempat.
- Fisibilitas Fisik (Physically Possible): Tes ini menentukan apakah penggunaan yang diinginkan dapat dilaksanakan secara fisik pada properti tersebut.
- Fisibilitas Keuangan (Financially Feasible): Tes ini mempertimbangkan apakah penggunaan yang diinginkan akan menghasilkan keuntungan yang memadai untuk mengcover biaya pengembangan dan operasional.
- Penggunaan Paling Produktif (Maximally Productive Use): Tes terakhir adalah memilih penggunaan yang akan menghasilkan nilai tertinggi dari properti tersebut.
Related Articles
Mengapa Studi Kelayakan Penting Sebelum Mendirikan Kampus?
Ketahui mengapa studi kelayakan menjadi langkah penting sebelum mendirikan kampus. Pelajari analisis pasar, lokasi, keuangan, dan risiko investasi serta pentingnya jasa penyusunan studi kelayakan bisnis (Feasibility Study/FS).
Bagaimana Menilai Kebutuhan Sekolah Baru di Suatu Wilayah? Panduan Analisis Sebelum Berinvestasi
Pelajari cara menilai kebutuhan sekolah baru di suatu wilayah melalui analisis demografi, potensi pasar, persaingan, hingga pentingnya jasa penyusunan studi kelayakan bisnis (Feasibility Study/FS) sebelum membangun sekolah.
Mengapa Gudang Modern Semakin Dibutuhkan Industri? Ini Alasan dan Analisis Investasinya
Gudang modern menjadi kebutuhan utama berbagai sektor industri. Pelajari faktor pendorongnya, manfaat investasi, hingga pentingnya jasa penyusunan studi kelayakan bisnis (Feasibility Study/FS) sebelum membangun gudang.
Subscribe to Our Newsletter
Dapatkan insights dan research terbaru langsung ke inbox Anda.